Menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, Darliana menegaskan komitmennya untuk membawa UMTS menjadi kampus yang adaptif terhadap transformasi digital. Namun demikian, ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus tetap berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.
“Di tengah dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang, UMTS harus mampu bergerak maju sebagai kampus yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap kokoh menjaga identitas keislaman dan semangat Persyarikatan Muhammadiyah,” tegasnya.
Acara pelantikan turut dihadiri perwakilan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. Hasyim Syah Nasution yang diwakili oleh Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiah Sumatera Utara Nur Rahma Amini, serta Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Prof. Saiful Anwar Matondang, yang diwakili Kepala Bagian Umum Ahmad Subhan.
Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan Rahmat Marzuki Nasution yang mewakili Wali Kota Padangsidimpuan, unsur Forkopimda se-Tapanuli Bagian Selatan, Rektor Pembina UMTS Prof. Akrim, selaku Rektor UMSU Medan, pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Sumatera Utara, pimpinan perguruan tinggi se-Tabagsel, mitra kerja, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi perjalanan UMTS ke depan. Dengan kepemimpinan baru yang didukung oleh seluruh pemangku kepentingan, UMTS diharapkan semakin mampu memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, kemajuan umat, dan daya saing bangsa di era global.














