Jangan Biarkan Demam Piala Dunia Jadi Jalan Masuk Judi Online

  • Bagikan
judi online Piala Dunia

LENSAKINI – Piala Dunia 2026 kembali menyedot perhatian publik, turnamen sepak bola terbesar dunia yang digelar bersama di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati pertandingan, mendukung tim favorit, hingga merasakan semangat persaingan yang sportif.

Namun, di balik kemeriahan tersebut, masyarakat perlu waspada terhadap satu godaan yang kerap muncul setiap kali pertandingan besar berlangsung, yakni judi online.

Taruhan skor, prediksi berbayar, hingga ajakan memasang uang melalui berbagai platform digital sering kali dikemas seolah menjadi bagian biasa dari keseruan menonton sepak bola.

Padahal, praktik itu dapat menyeret seseorang pada kerugian ekonomi, kecanduan, konflik keluarga, hingga persoalan hukum.

Dalam pandangan Islam, olahraga dan hiburan pada dasarnya diperbolehkan selama membawa manfaat serta tidak melalaikan kewajiban.

Menonton pertandingan sepak bola dapat menjadi hiburan yang sehat, mempererat kebersamaan, dan mengajarkan nilai sportivitas.

Namun, ketika pertandingan dijadikan objek taruhan, maka maknanya berubah. Islam secara tegas melarang perjudian atau maisir karena dapat menimbulkan permusuhan, kebencian, serta menjauhkan manusia dari ibadah. Larangan tersebut termaktub dalam Al-Qur’an Surah Al-Ma’idah ayat 90–91.

  • Bagikan