Ribut Soal Warisan, Petani di Tapsel Tewas Dianiaya Adik Kandung

  • Bagikan
penganiayaan petani di Tapsel karena warisan

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan seorang tersangka di sebuah pondok milik warga berinisial GS (53), yang merupakan adik kandung korban dan juga warga Desa Pinagar, Kecamatan Arse.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, dugaan awal motif penganiayaan tersebut berkaitan dengan persoalan perebutan harta warisan.

“Pun kita masih melakukan pendalaman untuk memastikan motif lain yang melatarbelakangi kejadian tersebut,” terangnya.

Diketahui dari lokasi kejadian, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua bilah parang, satu buah sekop, satu buah cangkul, satu tas sandang, pakaian tersangka saat kejadian, serta sarung pisau.

Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan dan visum dari RSUD Sipirok, korban mengalami luka pada bagian pipi kiri di bawah mata serta luka pada bagian rahang hingga daun telinga dengan kedalaman sekitar dua sentimeter.

  • Bagikan