Penguatan UMKM Melalui Subsidi Bunga KUR Solusi Pertumbuhan Ekonomi Sidimpuan

  • Bagikan

PADANGSIDIMPUAN-Fraksi Gerindra Demokrat Perindo menilai, penguatan UMKM melalui subsidi bunga KUR harus menjadi prioritas utama Pemkot Sidimpuan. Sebab, program tersebut diyakini mengkatkan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaaln.

Tak heran, Fraksi Gerindra Demokrat Perindo menjadikan program tersebut sebagai rekomendasi awal pada Rapat Paripurna Pandangan Akhir Tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Kamis (30/7).

Pandangan fraksi yang dibacakan langsung Rusydi Nasution menilai, Pemkot Padangsidimpuan perlu menjadikan pertumbuhan ekonomi sebagai agenda utama pembangunan daerah dengan target yang lebih progresif melalui penguatan sektor perdagangan, jasa, pertanian, ekonomi kreatif, dan UMKM.

“Fraksi Gerindra Damokrat Perindo
merekomendasikan agar Pemerintah Kota Padangsidimpuan menghadirkan program subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau skema pembiayaan sejenis bagi pelaku UMKM.

Selanjutnya kata Rusydi, kebijakan tersebut akan membantu pelaku usaha memperoleh akses permodalan yang lebih murah, meningkatkan produktivitas usaha, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Keberpihakan kepada UMKM bukan sekadar program ekonomi, tetapi merupakan keberpihakan kepada rakyat kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Ketua DPC Partai Gerindra itu menegaskan, arah pembangunan daerah harus sejalan dengan visi pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yaitu menghadirkan pemerintahan yang bersih, efektif, efisien, berpihak kepada rakyat, dan mampu mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo Subianto secara konsisten menekankan setiap rupiah uang negara harus digunakan secara hemat, tepat sasaran, dan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

“Semangat efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi pelayanan kepada masyarakat, melainkan memastikan tidak ada pemborosan, tidak ada belanja yang tidak produktif, dan setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata, ” tegasnya.

  • Bagikan