MESUJI (LENSAKINI) – Seekor tapir yang sebelumnya viral karena terlihat berkeliaran di Jalan Lintas Timur Sumatera, Kabupaten Mesuji, Lampung, berakhir tragis. Satwa dilindungi itu diduga dibunuh oleh sekelompok warga setelah keluar dari habitatnya.
Video bangkai tapir yang telah dipotong-potong kini ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman berdurasi 19 detik, bangkai satwa tersebut tampak sudah dalam kondisi terpotong.
Bagian kepala terlihat terpisah dari tubuhnya, sementara potongan tubuh lainnya diletakkan di atas daun pisang di sebuah lahan terbuka.
Sejumlah pria tampak berada di lokasi. Salah seorang di antaranya menghadap kamera sambil tersenyum dan memperlihatkan jari tengah. Di sekitar bangkai tapir juga terlihat senjata tajam yang diduga digunakan untuk membunuh satwa tersebut.
Dalam video itu juga terdengar suara seorang pria yang berkata, “Siapa yang mau makan ini.”
Menindaklanjuti video tersebut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Lampung langsung berkoordinasi dengan Polres Mesuji. Aparat kini menyelidiki dugaan pembunuhan satwa yang dilindungi undang-undang itu.
Kepala Seksi KSDA Wilayah III Lampung, Itno Itoyo, mengatakan pihaknya bersama kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Penelusuran dilakukan untuk memastikan lokasi kejadian, waktu peristiwa, serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.














