Pemimpin Itu Menumbuhkan, Bukan Membuat Ketergantungan

  • Bagikan
Pemimpin Itu Menumbuhkan

Penulis Edhy Aruman edisi JAM 6 TENG – Pemimpin Itu Menumbuhkan

LENSAKINI – Ada paradoks menarik dalam kepemimpinan. Ketika banyak orang berusaha menjadi semakin penting di tempat kerja, pemimpin hebat justru melakukan hal sebaliknya: membuat orang-orang di sekitarnya semakin mampu berdiri sendiri.

Sekilas, cara ini tampak seperti jalan tercepat untuk kehilangan kekuasaan. Namun, Jeb Blount dalam People Follow You menunjukkan bahwa justru di situlah salah satu esensi kepemimpinan berada.

Salah satu kisah yang menggambarkan prinsip tersebut adalah pengalaman Andrea Hough ketika bekerja di bawah kepemimpinan Dr. Jim Poisant.

Suatu hari, Andrea mendapat kesempatan menyambut dan mendampingi Margaret Thatcher, mantan Perdana Menteri Inggris, dalam sebuah acara. Bagi Andrea yang saat itu masih membangun perjalanan profesionalnya, kesempatan tersebut tentu sangat berarti.

Namun, bertahun-tahun kemudian, tokoh terpenting dalam kenangan itu bukanlah Margaret Thatcher, melainkan Jim Poisant.

Sebagai atasan, Jim sebenarnya bisa mengambil kesempatan tersebut untuk dirinya sendiri. Ia memiliki jabatan, posisi, dan alasan yang cukup untuk berdiri di depan dan menikmati momen istimewa itu.

Namun, Jim memilih mundur selangkah dan memberikan panggung kepada Andrea.

Bukan karena Andrea sudah menjadi sosok yang hebat, melainkan karena Jim melihat potensi yang mungkin ketika itu belum sepenuhnya disadari Andrea sendiri.

Ia memberikan ruang kepada Andrea untuk gugup, mencoba, dan membuktikan kemampuannya. Jim tidak sekadar mengatakan, “Saya percaya kepadamu.” Ia menciptakan pengalaman yang membuat Andrea dapat berkata kepada dirinya sendiri, “Ternyata saya mampu.”

Di sinilah kepemimpinan menunjukkan wajahnya yang sesungguhnya.

  • Bagikan