Akibatnya, rakyat Kuba tetap menghadapi kekurangan pangan, listrik padam bergilir, obat-obatan langka, dan migrasi massal.
Sementara itu, hotel-hotel mewah tetap berdiri megah di Havana, menarik wisatawan asing, dan menghasilkan devisa besar untuk elite yang sama yang mengendalikan negara.

Analisis Max Weber tentang birokrasi dan dominasi modern terlihat nyata di sini: negara berbicara atas nama rakyat, tetapi mekanisme ekonomi dan kekayaan dikontrol oleh struktur militer-birokrasi tertutup tanpa pengawasan publik.

Revolusi yang dulu menjanjikan kesetaraan kini menegaskan paradoks liberasi rakyat digantikan oleh oligarki militer-ekonomi.
GAESA bukan sekadar perusahaan ia adalah instrumen dominasi sosial-ekonomi. Dari perspektif global, ini juga menjelaskan mengapa Amerika Serikat menaruh perhatian ekstra terhadap Kuba stabilitas politik, akses ke sumber daya strategis, dan pengaruh elite militer menjadi kunci geopolitik yang sangat penting.



















