Momentum Hari Bhayangkara ke-80, lanjut Kapolres, menjadi pengingat bahwa Polri harus terus memperkuat kepercayaan publik.
Kepercayaan itu tidak hanya dibangun melalui pelayanan di kantor polisi atau kehadiran di tengah masyarakat, tetapi juga melalui pembinaan internal yang serius terhadap perilaku, kemampuan, dan integritas personel.
“Masyarakat membutuhkan Polri yang hadir dengan ketegasan, tetapi tetap humanis yakni tegas bukan berarti keras dan humanis bukan berarti lemah. Kita harus mampu berdiri di tengah,” katanya dengan penuh semangat.
Terakhir, AKBP Yon Edi Winara berharap, Kejuaraan Menembak Kapolres Tapsel Cup dapat menjadi tradisi positif dalam pembinaan personel.
“Sasaran dalam lomba ini memang berada di papan tembak, tetapi sasaran terbesar kita sebagai anggota Polri adalah bagaimana menjaga rasa aman masyarakat,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyon C Brimobda Sumut Kompol Zaenal Muhlisin, Wakapolres Tapanuli Selatan Kompol Amin Muslim, S.E., Kabag Ops AKP Jasama Sidabutar, Kabag SDM AKP Muallim Harahap, Kabag Log Kompol Tongan Siregar, para Kasat Polres Tapanuli Selatan, personel Polres Tapsel, serta personel Brimob Yon C Sumut.














