Tanda Kekerasan Ditemukan saat Autopsi, Polisi Dalami Kematian Anak dalam Sumur di Tapsel

  • Bagikan
tanda kekerasan anak ditemukan saat autopsi di Tapsel

TAPANULI SELATAN (LENSAKINI) – Misteri meninggalnya seorang anak perempuan berusia enam tahun yang ditemukan di dalam sumur di salah satu desa di Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, kini masih didalami oleh pihak kepolisian.

Perkembangan terbaru dalam penanganan perkara tersebut mengungkap adanya temuan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan hasil pemeriksaan autopsi. Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa serta pihak yang bertanggung jawab dalam kejadian tersebut.

Kapolres Tapsel, AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M melalui Kasat Reskrim, IPTU B.D. Sitorus S.H., M.H menyampaikan, penanganan perkara tersebut dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan proses penyidikan, hasil pemeriksaan medis, serta perlindungan identitas anak sebagaimana diatur dalam pedoman pemberitaan ramah anak.

“Kami memastikan seluruh proses dilakukan secara profesional, termasuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan medis dan keterangan para pihak yang mengetahui peristiwa tersebut,” ujar Kasat Reskrim, Selasa (4/8/2026).

Peristiwa tersebut bermula pada Minggu (2/8/2026) siang, saat warga menemukan seorang anak perempuan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur milik warga setempat.

Jenazah kemudian dievakuasi oleh masyarakat dan dibawa ke rumah duka. Namun, pihak keluarga meminta agar jenazah dibawa ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut lantaran terdapat sejumlah hal yang ingin dipastikan terkait penyebab kematian korban.

  • Bagikan