Melalui eksplorasi bentuk dan pola budaya Nusantara, desain tersebut mengangkat kesamaan visual dari berbagai daerah sebagai simbol pemersatu. Sistem visual itu dirancang untuk menggambarkan ikatan masyarakat Indonesia di tengah keberagaman.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyambut positif tingginya keterlibatan publik dalam pemilihan logo HUT ke-81 RI. Menurutnya, partisipasi masyarakat menunjukkan rasa memiliki terhadap peringatan kemerdekaan.
“Partisipasi sampai saat ini lebih dari 42 ribu masyarakat dalam pemilihan logo HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menunjukkan tingginya antusiasme dan rasa memiliki masyarakat terhadap peringatan hari kemerdekaan bangsa,” kata Pras dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6).
“Ini bukan sekadar memilih sebuah desain, tetapi turut menentukan identitas visual yang akan merepresentasikan semangat, optimisme, dan cita-cita Indonesia ke depan,” lanjutnya.
Prasetyo menilai proses pemilihan logo melalui polling publik juga mencerminkan semangat gotong royong dan demokrasi dalam kehidupan berbangsa.
“Pemerintah mengapresiasi keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam proses ini. Semangat gotong royong dan partisipasi publik menjadi cerminan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Setiap suara yang diberikan merupakan bagian dari kontribusi bersama untuk memperkuat persatuan dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia,” ungkapnya.














