Ketika Takut Salah Menjadi Kesalahan yang Sesungguhnya

  • Bagikan
Takut Salah dalam Mengambil Keputusan: Kesalahan Terbesar Pemimpin

Ditulis oleh Edhy Aruman edisi JAM 6 TENG – Ketika Takut Salah

Banyak orang percaya bahwa pemimpin yang baik adalah mereka yang selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan. Mereka mengumpulkan data, menghitung risiko, dan memastikan setiap langkah memiliki dasar yang kuat.

Namun, ada satu jebakan yang sering tidak disadari: terlalu takut membuat kesalahan justru dapat menjadi kesalahan terbesar.

Frank adalah gambaran seorang pemimpin yang awalnya memiliki kualitas luar biasa. Sebelum menjadi CEO sebuah perusahaan besar, ia dikenal sebagai sosok yang mampu menemukan kelemahan dalam setiap proposal investasi.

Ketelitiannya menyelamatkan perusahaan dari berbagai keputusan buruk. Ia memiliki kemampuan langka: menjadi rem ketika organisasi membutuhkan kehati-hatian.

Namun, ketika berada di posisi tertinggi, kekuatan tersebut berubah menjadi hambatan. Setiap keputusan harus melewati semakin banyak analisis, semakin banyak laporan, dan semakin banyak pertimbangan. Ia ingin memastikan tidak ada keputusan yang salah, tetapi tanpa disadari ia membuat perusahaan kehilangan kemampuan untuk bergerak.

Masalahnya, dunia bisnis tidak pernah memberikan kepastian sempurna. Tidak ada jumlah data yang mampu menghapus seluruh risiko. Pada titik tertentu, seorang pemimpin harus mampu mengambil keputusan berdasarkan informasi terbaik yang tersedia, bukan menunggu informasi yang sempurna.

  • Bagikan