SURABAYA (LENSAKINI) – Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya akhirnya mengungkap motif di balik kasus pembunuhan tragis yang menimpa DM (48), seorang petugas keamanan (satpam) di kawasan Jalan Sukomanunggal Jaya, Kota Surabaya, Jawa Timur.
Tersangka berinisial OA (26), yang juga merupakan rekan kerja korban, nekat menghabisi nyawa seniornya lantaran dipicu perselisihan terkait pinjaman online (pinjol).

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, menjelaskan bahwa tersangka OA merasa tersinggung dengan ucapan korban saat membahas pertanggungjawaban pembayaran utang tersebut.

“Motif dari pembunuhan itu sendiri diawali dengan permasalahan pinjol. Di mana tersangka pinjam pinjol, menurut pengakuannya uang pinjaman itu digunakan berdua antara tersangka dan korban,” ujar Edy di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (12/5/2026).
Peristiwa berdarah ini bermula dari percekcokan hebat yang terjadi pada Minggu (10/5/2026). Keduanya berdebat mengenai siapa yang harus bertanggung jawab melunasi tagihan pinjol yang mereka gunakan bersama.
Dalam kondisi emosi memuncak, OA yang merupakan warga Sememi, Benowo, Surabaya ini menyerang korban menggunakan pisau. Tersangka menusuk bagian-bagian vital tubuh korban secara membabi buta.
“Ada ketersinggungan berkaitan masalah pertanggungjawaban pembayaran pinjol itu. Akhirnya tersangka melakukan pembunuhan dengan cara menusuk leher dan dada, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” pungkas Edy.



















