IPTU Agam menjelaskan, warga sempat melihat kobaran api sudah membesar dan melahap seluruh bagian rumah korban. Upaya pemadaman dilakukan secara manual oleh warga sebelum api berhasil dipadamkan.
“Setelah api berhasil dipadamkan, korban ditemukan di dalam rumah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi luka bakar berat,” jelasnya.

Selain korban jiwa, kebakaran tersebut juga menghanguskan satu unit sepeda motor yang berada di dalam rumah. Total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

“Pemeriksaan medis terhadap korban juga telah dilakukan di Puskesmas Batang Pane II. Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi,” pungkasnya.



















