Selain kericuhan di jalan, insiden tersebut juga menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Beberapa warga dilaporkan mengalami kerugian materiil, termasuk kerusakan kendaraan angkutan umum serta adanya korban luka ringan akibat kejadian tersebut.
Pihak kepolisian kemudian bergerak cepat melakukan langkah mediasi antara pelajar, orang tua, serta masyarakat yang terdampak. Pada malam harinya, seluruh permasalahan berhasil diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kerugian yang dialami korban telah diselesaikan dan diganti oleh orang tua pelajar. Kami juga mengumpulkan seluruh siswa dan orang tua untuk diberikan pembinaan langsung bersama unsur Forkopimcam,” ujar Kapolsek.

Kegiatan pembinaan berlangsung di aula kantor kecamatan hingga pukul 23.00 WIB dalam situasi tertib dan kondusif. Para orang tua kemudian membawa kembali anak-anak mereka ke rumah masing-masing.
Hingga saat ini, situasi di wilayah hukum Polsek Biru-Biru dilaporkan aman dan terkendali. Seluruh kendaraan yang diamankan dapat diambil kembali oleh pemilik dengan menunjukkan dokumen resmi.
Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana SIK MSi melalui Kapolsek Biru-Biru menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan langkah preventif serta pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kami mengimbau para pelajar untuk tidak melakukan konvoi atau aksi yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Peran orang tua dan sekolah sangat penting dalam pengawasan,” tutupnya.



















