Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga bermula dari bagian dapur rumah yang terdapat sejumlah peralatan elektronik.
“Dari hasil sementara di lapangan, api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dapur. Namun hal ini masih kami dalami lebih lanjut,” jelas Kapolsek.

Lebih lanjut peristiwa ini pertama kali diketahui setelah salah satu saksi melihat kepulan asap dari dalam rumah sebelum api kemudian membesar dan melahap bangunan tersebut.

“Sekitar pukul 13.00 WIB saksi melihat asap keluar dari dalam rumah. Saat dicek, api sudah membesar di bagian dapur,” ungkapnya.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum akhirnya api berhasil dipadamkan.
“Warga bersama-sama berupaya memadamkan api menggunakan peralatan sederhana sebelum api berhasil dikendalikan,” tambahnya.
Setelah api padam, warga kemudian menemukan seorang anak bernama IS (4) dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar mandi rumah tersebut.
“Korban ditemukan di kamar mandi dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuh mengalami luka bakar,” pungkas Kapolsek.
Untuk diketahui dalam peristiwa ini, satu unit rumah sekaligus warung milik Masni Harahap mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp150 juta.



















