Padangsidimpuan tidak cukup hanya melakukan efisiensi anggaran. Kota ini membutuhkan transformasi fiskal: dari APBD yang dominan membiayai rutinitas menuju APBD yang lebih produktif, mandiri dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Jadi, pertanyaan dalam PAPBD 2026 bukan hanya “berapa yang harus dipotong?”, tetapi “struktur APBD seperti apa yang harus kita bangun untuk Padangsidimpuan ke depan?”














