Heboh Uang Negara Habis, Purbaya Bantah Isu APBN Tersisa Rp120 Triliun

  • Bagikan
Heboh uang negara habis Purbaya bantah isu APBN tersisa Rp120 triliun

Sementara Rp 300 triliun sisanya digunakan untuk menyuntik likuiditas perbankan sebagai modal mengakselerasi aktivitas perekonomian. Injeksi dana ini bertujuan mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional melalui fungsi intermediasi perbankan.

Pemerintah sebelumnya juga telah menempatkan dana SAL sebesar Rp200 triliun, yang kemudian ditambah Rp100 triliun menjelang periode Lebaran guna menjaga likuiditas perbankan.

Namun Purbaya menegaskan penempatan dana tersebut bersifat fleksibel dan dapat ditarik kembali jika dibutuhkan negara.

“Dulu biasanya ditaruh di BI, sekarang seharusnya masuk ke ekonomi. Itu yang menunjang pertumbuhan ekonomi selama beberapa bulan terakhir. Tapi uangnya tidak habis, masih deposito saya. Itu langkah yang pintar (smart move) sebetulnya,” tuturnya.

Dengan penjelasan tersebut, Kementerian Keuangan menegaskan bahwa kondisi APBN tetap solid. Bahkan hingga akhir Maret 2026, pendapatan negara tercatat tumbuh positif dan defisit APBN masih terjaga di bawah 1 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yang menunjukkan stabilitas fiskal nasional tetap terjaga di tengah dinamika global.

  • Bagikan