Belum Genap Dua Bulan Menjabat, Nanik S Deyang Lepas Kursi Kepala BGN

  • Bagikan
Nanik S Deyang mundur dari Kepala BGN

Dalam keterangannya, Nanik menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo atas keputusan tersebut. Ia mengaku harus memilih memprioritaskan kesehatan, meski tetap diminta untuk ikut mengawasi BGN setelah tak lagi menjabat sebagai kepala badan.

“Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN. Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya,” ujar Nanik.

Meski melepas jabatan sebagai Kepala BGN, Nanik menegaskan dirinya tidak akan berhenti mendukung pemerintahan Presiden Prabowo. Ia menyatakan tetap akan berada di barisan pendukung program-program pemerintah.

“Saya tetap berjuang dan mendukung Pak Presiden yang saat ini sangat keras berupaya memperbaiki kehidupan rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Dengan mundurnya Nanik, posisi Kepala BGN kembali menjadi sorotan publik. Terlebih, BGN merupakan salah satu lembaga strategis yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan program prioritas pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.

Hingga kini, Nanik masih membuka peluang tetap terlibat dalam pengawasan BGN melalui rencana pembentukan dewan pengawas. Namun, keputusan akhirnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

  • Bagikan