Jabatan Bisa Berubah, Kapasitas Tidak

  • Bagikan
jabatan bisa berubah kapasitas tidak

Tiga pemimpin, tiga pengalaman berbeda. Namun, mereka memiliki satu kesamaan. Mereka tumbuh ketika berada dalam situasi yang memaksa mereka belajar.

Di sinilah kita sering keliru membaca perjalanan karier. Kita mengira pertumbuhan terjadi ketika jabatan berubah, padahal pertumbuhan terbesar sering terjadi ketika jabatan masih sama.

Pekerjaan yang terasa kecil hari ini belum tentu tidak berarti. Atasan yang sulit bisa mengajarkan cara mengelola ego. Pelanggan yang marah bisa mengajarkan empati.

Proyek yang gagal juga bisa menunjukkan kelemahan yang selama ini tersembunyi ketika keadaan masih nyaman.

Pengalaman memang tidak otomatis membuat seseorang matang. Dua orang bisa melewati masalah yang sama, tetapi membawa pulang pelajaran yang berbeda.

Karena itu, mungkin pertanyaan tentang karier perlu diubah. Bukan hanya, kapan saya naik? Tetapi, apa yang masih perlu tumbuh dalam diri saya sebelum naik?

Sebab jabatan bisa berubah dalam satu surat keputusan. Kapasitas tidak.

Seseorang bisa menjadi direktur pada Senin pagi. Namun, jabatan tidak otomatis membuat penilaiannya matang, egonya mengecil, atau empatinya bertambah.

Tidak ada surat keputusan yang langsung membuat seseorang siap memimpin manusia lain.

Karena itu, jangan selalu menganggap perjalanan yang lambat sebagai tanda kegagalan. Ada masa ketika hidup menahan kita di tempat tertentu karena masih ada pelajaran yang harus diselesaikan.

Mungkin kita sedang melihat orang lain naik, sementara pintu kita belum terbuka. Sebelum mengetuknya lebih keras, coba lihat kembali tempat kita berdiri.

Mungkin ada kemampuan yang belum selesai dibangun. Ada kesalahan yang belum dipahami. Atau ada bagian dari diri sendiri yang belum berani kita hadapi.

Sebab ada sesuatu yang lebih berbahaya daripada terlambat mendapatkan jabatan besar. Mendapatkannya terlalu cepat, sementara kapasitas belum siap menanggungnya.

Ketika itu terjadi, bukan hanya kita yang membayar harganya. Orang-orang yang kita pimpin juga ikut menanggung akibatnya.

Jadi, kalau hari ini kita merasa tertinggal, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa hidup sedang melewatkan kita. Bisa jadi kita sedang dipersiapkan.

Jabatan bisa berubah. Kursi bisa berpindah. Struktur organisasi bisa berganti. Tetapi kapasitas tidak bisa dibangun dalam semalam.

Pada akhirnya, pertanyaannya bukan hanya kapan kita mendapatkan jabatan. Pertanyaannya adalah apakah kita sudah menjadi manusia yang mampu menanggungnya ketika jabatan itu datang.

  • Bagikan